Senin, 30 Juni 2008

Ekspresi Makan




Melanjutkan posting tentang kebiasaan jeleknya Dika point 3 (http://swahyuni.multiply.com/journal/item/141), akhirnya kemarin kesampaian juga moto ekspresi pada saat Dia makan.

Dan kami gak pernah gak ketawa kalo lihat ekspresi ini....
Padahal makannya pake Ikan Pesmol kesukaaannya....tetep aza ekspresinya seperti itu.....

Kamis, 26 Juni 2008

SERUNYA DISUNTIK BARENG

Tahun depan Insya Allah saya berniat untuk Hamil lagi. Nah sebelum memulai program tersebut saya harus menyelesaikan imunisasi pra kehamilan yaitu MMR (2 dose), Varicella (2doses) dan HepB (3 doses).

Karena tanggal 14 Juli Dika sudah mulai sekolah, saya berpikir bahwa di usia sekolah anak-anak akan rentan terhadap penyakit, biasanya penyakit akan mudah ditularkan dari satu anak ke anak yang lainnya. Nah, karena dika belum terproteksi sama sekali dengan Vaksin Varicella serta mewabahnya penyakit cacar air akhir-akhir ini, maka semalam saya dan Dika imunisasi bareng-bareng.

Dika imunisasi varicella dan saya hanya MMR ( kenapa hanya MMR, karena HepB nya saya harus test HBsAG dan Anti HBs dulu, sementara saya ingin langsung imunisasi (sesuai petunjuk dari bunda wati, kalo belum terinfeksi ataupun tidak sedang sakit HepB boleh langsung imunisasi, tapi kalo mau test dulu ya monggo), saya masih cari bidan lain or dokter umum yang mau menyuntik saya tanpa test tersebut, abis testnya mahaal booo, gak sebanding sama harga vaksinnya, dan varicellanya bulan depan aza barengan lagi sama Dika, dia mau imunisasi HepA, ngeles.com, padahal uangnya mau dipakai untuk kebutuhan lain ).

Kami imunisasi di rumah bude Atoen ( salah satu bidan carolus) atas rekomedasi sisil. Kenapa gak ke Markas lagi ?, alasannya adalah ke markas itu jauh, mesti malam, ngantrinya lama, dan uang jajannya dijalan jadi banyak :D. Kalo dirumah bude, deket, bisa kapan aza, gak ngantri, meskipun harga vaksinnya gak beda jauh.

Yang menyenangkan imunisasi di sini, kita gak perlu tiduran pas disuntik tapi sambil ngobrol dan merhatiin dika yang gak bisa diem tau - tau dah disuntik. Nah giliran Dika dia cuma teriak sekali pas jarumnya mulai menyentuh kulitnya itupun tanpa harus dipegangin orang lain, cuma dipeluk dikit sama mama, selanjutnya dia ketawa-tawa dan balik lagi mainan. Sama sekali gak ada ketakutan dan teriakan, beda banget sama imunisasi waktu itu ( ya iyalah semalam khan  cuma 1 shoot, sedangkan waktu itu khan 4 shoot).

Vaksin yang digunakan adalah :
  1. Vaksin MMR yang digunakan adalah TRIMOVAX MERIEUX, produksi Aventis Pasteur SA France, Reg No. DKI 0159700744AI, Manuf : 22 May 07, Lot : B5454-6, exp : 04-2009
  2. Vaksin Varicella yang digunakan adalah OKAVAX, produksi Sanofi Pasteur  France, Reg No. DKI 0259300144 A1, Manuf : 11 Oct 2007, Lot No : CP071C, expired 27 NOV 2009.

Love them, Protect Them, Immunize Them

Rabu, 25 Juni 2008

Andhika best moments




Dika Best moment

<table cellspacing="0" cellpadding="0" border="0" bgcolor="#ffffff"><tr><td><a href="http://smilebox.com/play/4d7a67304d5445784d773d3d0d0a&campaign=blog_playback_link&blogview=true" target="_blank"><img width="420" height="330" alt="Click to play Andika-1" src="http://smilebox.com/snap/4d7a67304d5445784d773d3d0d0a.jpg" style="border: medium none ;"/></a></td></tr><tr><td><a href="http://www.smilebox.com/?partner=smilebox&campaign=blog_snapshot" target="_blank"><img width="420" height="46" alt="Create your own scrapbook - Powered by Smilebox" src="http://www.smilebox.com/globalImages/blogInstructions/blogLogoSmilebox.gif" style="border: medium none ;"/></a></td></tr><tr><td align="center"><a href="http://www.smilebox.com/scrapbooks" target="_blank">Make a Smilebox scrapbook</a></td></tr></table>

Kebiasaan Jelek

Hmm....Dika punya kebiasaan jelek banget...

1. Ngupil ( maaf ya, agak jorok )
Kebiasaan ini menjadi keasyikan bagi Dika, sepertinya nikmat banget dech, yang nyebelin, Dia akan nanya gini .......... mama (papa) mau upil ? sambil ketawa-ketawa....atau langsung dipeperin ke orang yang terdekat.... duh, sampe sekarang belum bisa merubah kebiasaaan ini.

2. Nyium bau
Maksudnya, kalo yang lainnya mencoba suatu makanan dengan dicicipi sedikt, kalo Dika sebelum mencobanya Dia akan mencium baunya dulu, kalo baunya menurut dia enak, dia akan teruskan, kalo gak, ya gak di makan.
*** Dan, ini suka bikin  kita agak sungkan sama tuan rumah, padahal makanannya enak
*** Kebiasaan ini sekarang makin menjadi-jadi, makan or minum (meskipun air putih or kue kesukaannya) tetap dicium dulu

3. Menyernyitkan Dahi Pada saat makan
Kebiasaan ini dari kecil sampai sekarang belum juga hilang, kalo orang yang melihat, kesannya makanan yang dia makan gak enak, tapi itu merupakan gaya Dika pas makan.

4. Ngompol
Nah, ini nich yang masih suka kelewatan pas tidur, Dika khan kalo tidur miring, kalo kita gak aware, pas telentang tau-tau badannnya dah basah semua dech, tapi ini dah jarang banget terjadi. Kalo lagi gak tidur, dia udah jarang kebobolan, lebih banyak pipis di kamar mandi ( dengan lari tergopoh-gopoh )

5. Mendramatisir Keadaan
Ini nyifat banget dech, lihat bekas luka or lihat orang tangannya beneran luka n pake Plester dia akan nangis (gak kejer, tapi keluar air mata).

hmmm....tapi semua itu bikin mama kangen terus sama Dika.

 


 

Selasa, 24 Juni 2008

Kenapa Harus Rusuh

Demo itu ...................

Kenapa sih harus rusuh
Kenapa sih harus pake senjata
Kenapa sih harus bakar-bakaran
Kenapa sih harus timpuk-timpukan
Kenapa sih harus harus membahayakan masyarakat....??

Siapa yang salah dan siapa yang dipersalahkan ?
Siapa yang benar dan siapa yang dibenarkan ?


Mei 1998, masa itu begitu berbekas....
Jalanan yang mencekam, gedung-gedung terbakar, pemerkosaan, penjarahan,
mayat-mayat yang bergelimpangan, terbakar
 

Apakah harus terulang kembali ??

Senin, 23 Juni 2008

IDOLA CILIK VS INDONESIAN IDOLS






















Inget sama Bete-betean Mba Ilna bebeapa waktu yang lalu tentang Indonesian Idol.

Kalo dibanding-bandingin ( ini versi saya loch) kayaknya masih lebih bagus kualitasnya anak-anak Idola Cilik dibandingkan Indonesian Idol.

Sampai sejauh ini saya belum pernah merasa rugi kalo nonton Idola Cilik, tapi kalo nonton Indonesian Idol ( dah selesainya jam 12 malam ) ech acaranya kadang-kadang ngebosenin banget.

So far, saya dan Dika gak pernah ketinggalan nonton Idola Cilik, apa lagi yang tersisa sekarang memang bener-bener bagus, Gabriel, Kiki, Zahra and Angel ( semuanya bagus - bagus, tapi yang paling layak maju final sich Kiki & Gabriel.....itu saya loch...)

Photo ambil disini

Selasa, 17 Juni 2008

KALO SI BOSS PERGI

Pasti pada bilang gini :

Enak ya kalo Boss dah pergi, bisa nyantai........

Bagiku, malah lebih 2x repotnya....
Selama si Boss pergi maka aku harus mengurus operasional kantor
Surat-surat ke cleint harus terdeliver dengan baik meskipun gak ada si Boss

Selama pergi, pasti kerjaanku nambah satu...Chatting & Bicara melalui Yahoo Messenger dengan si Boss (thanks to yahoo untuk fasilitas ini).
Tapi kegiatan ini bikin aku gak bisa mengerjakan pekerjaan yang lain...hikss

hmmmm besok harus beresin file nich....pekerjaan yang menyebalkan.....

Dika & Batik




Terinspirasi postingannya Mba Vivien tentang Marty yang berbatik.

Minggu lalu kepikiran juga untuk membelikan baju batik untuk Dika
Seacara dia sudah gede and dah gak ndut lagi, jadi pasti dia akan betah pake kemeja.

Jalan-jalan ke CBD, ech jatuh cinta banget sama batik ini, secara pas banget di badan Dika, ya sudahlah ngiring penganten pake baju batik deh. Tenyata Baju Batik tuk anak-anak bagus-bagus banget, kalo gak diingetin papa penginnya beli sebanyak-2nya dech.

Gimana tan, om....Dika Ganteng khan pake batik ini... :D

Tentangku seminggu ini

Seminggu lalu sampai hari ini adalah Hari yang benar-benar melelahkan buat saya, ya pikiran ya tenaga, Rencana perusahaan kami untuk melakukan kerjasama dengan salah satu perusahaan di Bosnia and Hezergovina ternyata disambut baik oleh perusahaan tersebut.

Diapprovenya surat undangan oleh Kementerian dan Kepolisan Negara tersebut benar-benar bikin kami jumpalitan, informasi semula bahwa Surat Undangan tersebut masih baru bisa disetujui pada akhir Juni, ternyata pada Senin tanggal 9 Juni surat tersebut telah selesai dan baru di forward by UPS ke kantor kami.

Duh, saya gak banyak berpikir begitu dapat scan surat tersebut saya langsung menghubungi pihak kedutaan di Jakarta, Syukurlah ternyata mereka bisa bantu memproses Visa meskipun Surat Undangan Asli belum mereka terima. Ada kendala sedikit pas pengiriman dokumen, tapi semua bisa diatasi melalui Pak Maulana, staff di kedutaan Bosnia and Hezergovina. Trims ya Pak

Setelah menerima informasi bahwa Visa selesai, akhirnya kami bisa membeli tiket lufthansa yang kami pesan, sambil saya masih menyiapkan presentasi serta bahan - bahan kerjasama yang akan dibicarakan. Menyiapkan ini sangat membutuhkan energi yang berlipat-lipat dan memakan waktu ( Thanks to Dika and Papa yang memahami kondisi ini).

Sebenanrnya Senin-Selasa ini ( 16-17 Juni ) adalah hari Cuti saya, tapi mau gak mau harus saya korbankan demi kelancaran perjalanan ini.

16 Juni 2008
Ternyata, semua tidak sesuai harapan.
Saya tidak memperhitungkan kondisi ini, salah satu  bos saya tidak bisa berangkat karena Ia tidak memiliki Visa Schengen. Visa ini dibutuhkan karena untuk sampai di Sarajevo, rute yang harus kami ambil adalah : Jakarta-Frankfurt-Munich- Sarajevo.

Karena adanya 2 kota Schengen yang dilalui ( Frankfurt-Munich) maka diperlukannya Visa Schengen. Duh, saya hampir pingsan setelah mendapat telpon dari Lufthansa Airport. Saya coba Call ke LH pusat untuk mencari Solusi dan  jawaban mereka adalah : HARUS ADA VISA SCHENGEN. .

Ya sudah, dengan terbata-bata saya sampaikan hal ini kepada kedua Boss saya, ech ndelalah si Boss malah cerita pengalamannya waktu ke Jerman dulu dan memang untuk kondisi tersebut harus ada Visanya....Duh kenapa gak dari kemarin-kemarin pak.

Akhirnya, dengan semangat 45, saya mencoba mencari alternatif Arilines yang lainnya, cari demi cari, akhirnya dapatlah Airlines yang bisa membawa Bos-bos tersebut ke Sarajevo.

Jakarta - Bangkok (by TG ) - Vienna - Sarajevo (by Austrian Airlines ).

Akhirnya semua sudah confirm dan sore itu juga saya mengambil tiket ke Austrian Airlines. Ternyata tiket baru bisa diambil besok karena sistem mereka sedang mati.

17 Juni 2008
Saya putuskan untuk tidak mengambil cuti saya hari ini, biarlah masih bisa terbayar pada hari yang lain, perasaan saya belum tenang kalo Boss belum Take off dari Bandara Soekarno Hatta.

Dari rumah saya langsung menuju Austrian Airlines untuk memastikan tiket bisa diambil dan mampir ke Thai Airways untuk memastikan rute JKT-BKK sudah confirm. Ketemu oleh Ibu .... (saya lupa namanya, counter sebelah kanan dari Pintu masuk TG), Ia menginformasikan bahwa tidak ada masalah dengan keberangkat kedua Boss saya, mereka tinggal naik ke Pesawat saja.

Ternyata feeling saya benar sekali, sampai di Airport si Boss telpon :

Shin, ada masalah dengan reservasi saya dan P'Bin, reservasi tercancel karena belum di reconfirm dan terindentifikasi belum punya tiket.

Hahhh, gak mungkin pak, pagi tadi saya sudah memastikan semuanya OK di TG. Coba pak saya mau bicara sama orang TGnya ( gak pernah bisa bicara, entahlah apa maksudnya ).

Akhirnya saya confirm lagi ke Austrian Airlines, apa yang salah dengan reservasi mereka, saya pastikan lagi ke Travel Agentnya, sektor yang tercancel diaktifkan lagi, telpon ke TG memastikan semua OK dan mengabarkan ke Boss saya bahwa everything is OK.

Akhirnya tepat jam 12.45 Boss meninggalkan Jakarta.

Semoga Selamat sampai tujuan ya Pak,
semoga kaul kita tercapai ya Pak,
semoga sukses ya Pak,
Doa kami untuk Bapak di sana,
Amin


*** Hiks....mudah-mudahan semua berjalan lancar, negara ini khan negara konflik, jadi agak was-was juga....


CINTA SEJATI

Dapat pesan ini dari teman,

Jangan pernah katakan cinta Jika kamu tidak pernah peduli,
Jangan bicara tentang perasaan Jika rasa itu tidak pernah ada,
Jangan pernah genggam jemari Jika berniat membuat patah hati,
Jangan pernah katakan selamanya Jika berniat untuk berpisah,
Jangan pernah menatap mataku Jika yang kamu ucapkan
adalah kebohongan,

Jangan pernah ucapkan "Halo" Jika berniat mengucapkan "Selamat Tinggal", Jangan pernah bilang kalau "Akulah satu-satunya" Jika kamu
mengimpikan yang lainnya,

Jangan pernah mengunci hatiku Jika kamu tidak punya kuncinya.

kirim ini ke 10 teman kamu dalam waktu 20 menit.
Untuk mendapatkan cinta yang sejati


Hahaha.... masa iya sich Cinta Sejati bisa didapat dalam 20 menit dan hanya mengirimkan pesan tersebut ke 10 orang....

Ada-ada aza ya.....

Sabtu, 14 Juni 2008

KANGEN ...............

Dah beberapa hari gak sempet up date MP, rasanya kangen banget....

Sampai selasa besok paling cuma bisa mampir sebentar ke rumah temen-temen, ninggalin jejak ataupun ngasih coment dikit,
ataupun tidak sama sekali


Jadi mohon dimaafkan kalo ada yang gak saya tengokin yaaa
Soalnya lagi ngejar dateline sampai Senin Depan....(selasa mau cuti dulu )

Doain ya,
 semoga apa yang kami lakukan bisa berhasil, siapa tahu hal ini bisa membuat perubahan dalam kehidupan saya dan temen-teman saya....Amin





Senin, 09 Juni 2008

Sharing.....Menjenguk 2 Bayi Baru

Minggu kemarin berbekal buku BAYIKU ANAKKU saya mengunjungi 2 orang tetangga saya yang kebetulan baru melahirkan, dua-duanya adalah Ibu Muda dan ini anak mereka yang pertama.

Kunjungan Pertama, Bayi Sony dan Ririn
Bayinya perempuan berusia 2 minggu, saya gak sempet menanyakan apakah si Ibu dapat IMD, ASIX atau tidak, soalnya pas saya datang si Ibu lagi sibuk merah ASInya dan saya heboh dengan Dika, kunjungan saya cuma sebentar di rumah mereka. Saat itu yang saya tau si Bayi sedang diajarin untuk minum susu pake Botol, katanya biar terbiasa kalo mamanya mulai kerja. Saya gak sempet bicara banyak karena saya merasa gak nyaman untuk mensosialisasikan ASI lebih jauh karena waktu saya ajarin dia tehnik Marmet (pas dia lagi merah), dia gak ada respon positif. Jadi saya keburu Males.


Kunjungan Kedua, Bayi alif
Bayi Laki-laki berusia 2 minggu, beratnya 4,1 kg. Asi + Sufor
Dirumah ini saya sempet sharing keunggulan ASI, caranya menyusui, cara memerah ASI, dan cara menyimpan ASI. Respon si Ibu dan Kakek begitu positif, si Ibu sangat ingin memberikan ASI saja mengingat ASInya sangat banyak dan problem memberikan sufor hanya karena si Bayi gak sabar menyusu pada si Ibu yang ternyata putihnya kecil sekali, hampir gak ada malah. Dan terlebih untuk mengobati kecemasan sang Nenek dan Kakek.

Dan yang lucu, kemarin si Ibu kekeh banget mau nyusuin Alif, meskipun Sang Nenek menawarkan membuatkan Sufor.... Bravo mama Alif

Selain itu saya juga memberikan informasi tentang Imunisasi...ternyata Alif sama sekali belum HepB, pas pulang cuma dikasih polio saja. imunisasi berikutnya BCG dan selanjutnya belum tahu apa.... jadi belum diberikan HepB sama sekali.

Hari ini saya sedang browsing artikel tentang ASI, karena saya janji untuk memberikan informasi sebanyak mungkin tentang ASI...saya beneran semangat sekali, jadi pengin cepet-cepet punya baby.... hihihi...

Temen,
Kalo punya Artikel or Link tentang ASI tolong ya...
Saya lagi mengumpulkan gambar posisi pelekatan dan memerah ASI, dah dapat beberapa artikel...makasih ya Sisil, Mba Luluk, Mba Rahadian, deelel...

Ditunggu ya...Makasih
mohon kirim ke : mama.andika@gmail.com

19 .....lebih keren khan....




















Dika 17 Nov 2007, 23 kg


Hahhhhhh......serius bu ?
Cuma itu yang mama ucapkan waktu Eyang ti ngasih tahu berat badan Dika sekarang.

19 kg...Anak mama bener-bener melangsing sekarang....Gak kayak dulu....Ndut


Bulan Maret yang lalu nimbang masih di 21 kg, pasca sapih Dot dan lebih banyak aktifitas membuat lemak - lemak itu gak bersarang lagi ditubuh Dika.

Yang heran...tetangga masih aza komen....
Dika sekarang kurus ya.... kok bisa kurus sich...emang gak dikasih susu lagi...

So what gitu loch....anak-anak gw...mo gw apain khan terserah gw....

Sehat terus ya ndung....
Doa Mama and Papa untukmu selalu




Dika 9 Juni 2008, 19 kg


Naik Kuda...Asyiik

(ngeliatin Kuda )

Hari Sabtu lalu, pas dirumah Mbah Kakung lagi sibuk-sibuknya, Dika ma Mama pamit mau ke rumah Mba Esti untuk beli buku Bayiku Anakku. Sebelumnya Mba Esti nawarin ketemuan di depan Alpha biar sekalian bisa naik Delman dan Kuda. Tapi mama berpikir biar gak terlalu lama karena Dika pasti akan minta berkali-kali Naik Delman maka dipilih ketemuan dirumahnya aza.

Ech, ndalalah didekat rumah Mba Esti ada Delman yang lewat yaa Dika otomatis ngeliat dan ini yang bikin kunjungan ke rumah Ms. J jadi kurang semarak, soalnya abis ngambek Dia malah tidur di Sofa yang nyaman itu....payah dech.

Papa telpon dan bilang ajak naik Delman dulu aza biar gak ngambek  sampe rumah, ya sudah diturutin dech.

Ternyata mahal juga, kalo diciledug sekali muter borongan bayarnya Rp. 5.000 tapi di situ Rp. 10.000 ( mungkin karena lokasinya ya ).

Karena waktunya juga sempit, mama cuma bolehin Dika 1x naik delman dan 2x naik Kuda.

Wah seneng banget dia...sampai rumah ceriaaa banget.


Bangga Dech

(Kakung lagi Ndalang )

Malam Minggu kemarin, Sanggar Mbah Kung " Cermo Laras " kebagian jatah untuk anjangsana Wayang, anjangsana ini memang dilakukan bergilir setiap bulan (jadi seperti arisan) oleh sanggar budaya khususnya yang memang mendalami Pedalangan. Acara tersebut telah 2x dilakukan di sanggar Mbah Kung, sebelumnya bulan Januari waktu Dika di Imunisasi dan yang kedua adalah Malam Minggu  tanggal 7 Juni 2008.

(Nonton wayang jam 3.00 pagi)

Nah, karena Dika memang penggemar wayang, acara kali ini gak dilewatkan banget, Dia bela-belain gak tisur dari jam 8 malam sampe jam 10.30 malam cuma ingin melototin mbah kung ndalang. Sebelum acara dimulai, masih nunggu beberapa tamu undangan, Dika ngotot pingin naik ke Panggung. Ya udah mau gak mau diturutin, daripada jejeritan.

(muterin gunungan)

Ech, dipanggung Dia menampilkan suguhan yang lumayan mencengangkan, gak disangka anak mama ternyata bisa memainkan  wayang seperti dalang beneran....sambil ngecrek....hihihi....gak sangka.

Karena banyak yang lihat, mama jadi tambah kagum......soalnya pada bilang wah, pasti gak akan putus nih trah dalang, kemungkinan akan jatuh ke Dika.

Mama sich gak masalah kalo Dika akan mencintai kesenian ini tapi jangan jadi yang utama dan profesi, karena mama gak kepingin Dika mewarisi hal-hal jelek dan beberapa sifat jelek dari profesi ini.






 

Jumat, 06 Juni 2008

Telponan sama Dika

Hari ini Dika nanya begini pas saya telpon :

Dika     : Mama ana ?
Mama  : Mama dikantor kerja
Dika    :  Papa ana
Mama  : Papa juga dikantor kerja
Dika    : mo itut papa ati arah Boss (mau ikut papa tapi dimarahin boss)
Mama  : iya nanti Boss marah
Dika    :  Ika ulang aik bis aja ( Dika pulang naik bis aza)

Sorean Telpon lagi,
Dika     : Mama, Bos ana ?
Mama  : Bos dikantor kerja
Dika    :  Bos arah gak ( bos marah gak)?
Mama  : ketawa aza.....abis lucu nanyanya
Dika    : Dah, gubrak....(tutup telpon)
 
Hehehe.... yang ditanyain boss doang...papa & mamanya gak.

Rabu, 04 Juni 2008

SMS ..... (Tumben)

SMS dari papanya Dika
Smart Cellular, 4/6/2008 13.14 WIB

Mi, Udah lunch blm ?
Aq belum ni, sekarang sedang menuju Depok, tadi temen-2 dah lunch duluan, cuma aku gak ikutan sepertinya masih enakan masakan mami, tp bentar lagi sampe lokasi nanti baru makan dech.

Dibalas Dunk
Smart Cellular, 4/6/2008 13.15 WIB
Aku baru makan nich, Cieeeye tumbun muji, ada apaan nich

Dibalas lagi ma Papa
Smart Cellular, 4/6/2008 13.26 WIB
Gak ada apa-apa kok
Cuma feelingnya sepertinya begitu, yakin dech.

*** mudah-mudahan Tuna Asam Manis itu beneran enak, tadi aku makan sich enak, Dika juga suka...mudah-mudahan papa juga

TETANGGA BARU

Sebenarnya bukan baru - baru amat, mereka baru tinggal sekitar 2 bulanan disamping rumah saya.

Saya dan papa Dika biasanya akan sangat cepet akrab dengan siapapun, meskipun kadang-kadang hanya untuk basa basi.

Tetapi dengan tetangga baru ini, kami sama sekali tidak bisa saling mengenal, mereka sangat tertutup sekali, bahkan sampai sekarang saya  tidak tahu sama sekali nama dari anak-anak mereka.

Sebelumnya saya berharap bahwa komunikasi kami bisa dibangun pada saat kami libur         ( Sabtu-minggu ), tapi ini sama sekali tidak bisa terlaksana, karena tetangga tersebut selalu menutup rapat pintu rumah meraka, segala aktivitas mereka lakukan didalam rumah.

Saya sedih sekali, karena baru ini Kami tidak bisa bersosialisi dengan tetangga terdekat saya. Kalaupun ketemu, akhirnya kami hanya basa basi yang benar-benar seadanya (baru pulang bu atau berangkat bu, libur bu).

Sesuatu yang tidak pernah kami lakukan sebelumnya. Entah kami yang kurang proaktif, entah meraka yang tidak ingin diketahui kehidupannya....  hmmm entahlah.

IRIT atau PELIT

Semenjak saya tinggal dirumah baru, saya merasa terganggu dengan tidak menyalanya lampu depan di beberapa rumah sekitar rumah saya. Bukan apa-apa, rumah-rumah kami khan di pinggir jalan utama, apa salahnya sich agar terlihat tidak menyeramkan dan tidak mengundang orang jahat,  setiap lampu didepan rumah itu dibiarkan menyala. Saya hanya merasa semua demi kenyamanan dan keamanan bersama.

Tapi, sampai sekarang hal itu tidak pernah terjadi, lampu yang menyala hanya lampu depan rumah saya saja, itupun baru nyala sekitar jam 9-10 malam karena pada jam segitu kami baru pulang kantor.

Saya gemes banget, akhirnya beberapa waktu yang lalu pengurus RT setempat memasang 2 lampu dipinggir-pinggir jalan, namun itupun masih kurang terang, masih sangat gelap karena lampu -2 tsb radiusnya sekitar 100 meter.

Berapa sich penghematan yang didapat dari tidak menyalakan lampu itu ?, saya sich belum pernah mencoba menghitungnya, tapi untuk kenyamanan dan keamanan bersama kenapa sich mereka gak mau gotong royong, padahal 3 rumah disamping rumah saya adalah orang yang cukup berada sedangkan saya dan 1 rumah disamping aza adalah orang biasa saja.

Yang ada dipikiran saya sekarang " mereka memang NGIRIT atau PELIT

Senin, 02 Juni 2008

Surat dari Si Mbak

Masih inget khan beberapa waktu yang lalu tentang si Mbak gak jadi pulkam setelah membaca surat saya ( yang belum baca bisa lihat di sini ).

Nah, hari Sabtu sepulang saya Jalan-Jalan sama Dika, saya menemukan Secarik kertas ini diatas containernya Dika, berisi  :

De Yuni

Maafin, Sumi jadi pulang kampung hari ini juga.
Kalo De Yuni sudah dapat ganti, Sumii Senang

Maafin ya De, tadi enggak pamitan

Terima Kasih

Sumi

Duh, kali ini saya yang kalang kabut, soalnya si calon Mbak ngabarin kalo dia ternyata gak bisa kerja, lagi sakit. Saya pusing tujuh keliling, minggu pagi akhirnya hunting cari ART, nemuin satu-satu calon ART. Tapi sampai sore hasil Nihil.

Akhirnya jam 19.30 WIB, Ibu telpon, ngabarin kalo ada yang mau ngebantuin kerjaan di rumah. Alhamdullilah, saya lega banget, akhirnya saya bisa narik nafaaas.

Saya sudah perjanjian sama si Mbak baru bahwa statusnya adalah sebagai pengganti saja, kalo seandainya Mba Sumi balik lagi, saya akan minta dia kerja kembali kepada saya, semata-mata saya gak tega, karena dia adalah tulang punggung keluarga.

** usut punya usut, kepergian mba Sumi ini karena malamnya Dia bertengkar dengan suaminya. Ini memang sudah sering sekali terjadi dalam sebulan terakhir dan mungkin malam itu adalah puncaknya sehingga dia benar-benar memutuskan untuk kembali ke kampung.

Semoga Mba Sumi dan Anaknya tetap sehat dan selalu berada dalam  lindungan Allah SWT dan semoga Ia cepat kembali ke Tangerang. Amin

Naik Busway


Ribut pengen pake seat bealt kayak papa

Sabtu ini sabtu milik Dika.
Setelah beberapa waktu lalu tertunda, akhirnya jadi juga ngajak Dika Naik Busway ( mumpung masih Rp 3.500, katanya Juni jadi Rp 5.000).

Karena kita mesti ke Daan Mogot dulu, makanya naik busnya dari Halte Indosiar.

Wah Dika bener-bener antusias, dia belum pernah naik tangga penyebrangan, yang ada mulut dan tangannya gak bisa diem, sibuk ngitungin bis dan truk ( Norak banget ya).

Di dalem bus, dia malah sibuk merhatiin tante supir bawa busnya, matanya gak lepas dari tombolnya yang dipegang dan yang dipencet sama si Tante ( sambil sesekali ngeliatin si tante.... :D)

Yang seru pas pulang dia bisa berdiri, wah tambah seru, karena dia teriak-teriak heboh....

** Duh anak Mama lucu banget dech... maklum gak pernah diajak naik bus...hehehe